Yup right, harapan.
Menurut kalian apasih yang dimaksud harapan?
Apasih arti dari harapan itu sendiri?
Apasih yang membuat kalian berharap?
Usaha apasih yang udah kalian lakuin untuk ngewujudin harapan itu?
So, gue akan berbagi tentang apa itu harapan menurut versi gue.
Harapan, arti dari harapan itu sebenarnya sederhana menurut versi gue itu adalah keinginan atau khayalan yang harus gue wujudin.
Tapi lebih jelasnya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia , Harapan adalah sesuatu yang (dapat) diharapkan: ia mempunyai ~ besar dapat memenangkan pertandingan itu; 2 keinginan supaya menjadi kenyataan: ~ ku agar ia kelak menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa; 3 orang yang diharapkan atau dipercaya: pemuda.
Dan menurut Wikipedia, Harapan atau yang juga bisa disebut dengan Asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan berbuah kebaikan di waktu yang akan datang.
Sebenarnya simple sekali arti dari harapan itu tetapi mewujudkan harapan itu yang gak simple. Nggak semudah kita membalikkan tangan. Harapan akan kewujud karna ada hardwork, tanpa usaha harapan itu àkan tetap menjadi sebuah harapan semata. Dan tak ada doa yang selalu mengiringi keberhasilan. Dan sejatinya, usaha dan doa adalah alat dari kita mewujudkan harapan itu.
And next question, apasih yang membuat kamu berharap?
Dari survei yang aku teliti ( ceilah survei bahasanya, padahal nanyanya mah ke emak, bokap, tante, om, kakek, nenek. Udah keluarga besar doang tapi yang penting artinya sama saja tanya ke orang - orang walaupun cuma sekitar keluarga sendiri. Tapi ini sensasi loh jangan salah deg - degan juga gua tanya ke kakek sama nenek, butuh kesabaran cyiinn. Apalagi tante sama om gua, gua kaya di wawancara balik broh. Gua kaya bukan pewawancaranya. Iyasih maklum jiwa artis jadinya gua yang selalu di wawancara. 😊😊😊)
Okeh udah kembali ke tema apa yang membuat kamu berharap? Menurut hasil penelitian gue ya kawan, alasan berharap itu cuma ada 2 yaitu :
1. IRI
Kenapa bisa iri menjadi salah satu alasan kenapa kamu berharap? Alasannya simple kawan, iri itu semacam kata sifat yang membuat kita kepengen. Bayangin deh waktu kecil, kalian liat temen kalian punya sepatu baru. Temen kalian itu pamer ke kalian. "Gua punya sepatu baru, sepatu baru." Biasa pamer kaya gitu sambil nyeritain gimana kronologisnya beli sepatu itu. Alhasil kita yang belum punya kepincut juga kan pengen punya. Dan berharap bokap loh beliin sepatu baru yang sama persis kaya temen loh itu. Iya kan bener? Dan akhirnya lo minta - minta sambil nangis - nangis ke bokap lo biar doi beliin sepatu harapan loh itu.
Adalagi contohnya, lo inget jaman - jaman masih sekolah. SD, SMP, maupun SMA. Itu masa - masa dimana kegokilan merajalela, sampe sampe diri kita sendiri aja gak tau bahwa kita tuh gokil, kita tuh absurd, aneh, dan semcamnya lah. Inget gak? Pasti di sekolah kalian, di kelas kalian ada anak yang slalu ranking satu dan gak pernah turun ranking. Dia anak yang slalu jadi asisten gurunya. Nah, saking gemesnya kalian kenapa sih gue gak sepintar dia? Kenapa sih gue gak disuruh - suruh guru? Kenapa sih gue gak selalu juara kelas? Kenapa sih gue gak bisa melebihi dia? Apa sih hebatnya dia? Dan kalimat yang pasti muncul saat kita kaya gitu "Pasti gue suatu saat bisa melebihi dia? CAMKAN ITU, CAMKAN!" hahahah agak sedikit alay sih sebenarnya. Iya kan? Iyakan? Kalian pasti pernah merasakan hal seperti ini. Nah ini, tanpa kita sadari kita itu lagi dalam keIRIan terhadap sesuatu. Dan hal IRI inilah yang membuat lo lo pada berharap akan sesuatu. Right? Bener kan? Pasti bener lah orang ini hasil survei, survei keluarga besar. Hahahaha. Dan hal gokil lainnya, saat lo ngewujudin harapan lo itu dengan cara kaya bunglon bertahan hidup, menyerupai segala sesuatu yang dia hinggapi. Tahu nggak apa? Kalian inget saat kalian pengen dapet ranking 1, apapun pasti dilakuin. Iyakan? sampe sampe niruin gayanya anak yang ranking satu itu. Kemana - mana selalu nguntit itu anak. Bener gak? Sampe akhirnya lo bisa ngewujudin harapan loh karena keIRIan itu dengan cara fokus ngerjain apa yang lo pengen.
2. KEPEDEAN
Satu hal ini penting banget buat kita jadi berharap. Kalian tahu kenapa? Sederhana sekali kawan, buat kalian para jomblo yang sedang PDKT sama gebetan dan tingkat kepedean kalian gede. Itu alhasil bikin rasa berharap lo muncul. Sedangkan si doi padahal nanggepin lo biasa ajah. Jadi untuk para jomblo yang sedang mencari pasangan sejati, jangan terlalu kepedean dulu yang ada nanti lo cuma diberi harapan palsu. Nggak enak kan? Terus lo ngomong ke temen - temen lo "Dia tega, dia ternyata PHPin gue. Aku nggak nyangka." Aku harap kalian jangan begitu, jangan nyalahin orang kaya gitu. Hasil dari harapan palsu itu bukan cuma salah orang yang PHPin tapi kalian juga salah yang tingkat kePEDEan kalian tinggi. Suer, jujur ini nyata.
Okeh itu beberapa alasan mengapa kita jadi berharap menurut versi gue. Dan sebenarnya kalo mau dianggap ini benar memang benar adanya. Tapi jangan sekali - kali semua pernyatan dari orang itu kalian anggap benar. Sebaiknya disaring dulu, biar agak enak. Jadi gak seret.
Next, yang jadi pertanyaan gue "usaha apa yang udah kalian lakuin untuk ngewujudin harapan kalian itu?"
Well, usaha seseorang ngewujudin harapan memang beda beda tapi satu hal yang aku tahu pasti semua orang sukses dalam hal ngewujudin cita - cita atau harapan, dia pasti rela berkorban "dalam hal positif" , kerja keras pasti, fokus apa yang mau dicapai, sama berdoa. Tidak ada hal kesuksesan yang diraih secara instan. Usaha ngewujudin itu relatif dari kitanya masing - masing.
Cukup postingan untuk Cerita Klise kali ini, aku hanya bisa berbagi hal yang mungkin aku perlu bagi. Kalau pun ada yang tidak berkenan, aku hanyalah insan biasa yang memang banyak kesalahan juga. Berbagi bukan hanya untuk menasehati tapi juga meluapkan isi hati agar tidak depresi.
And next question, apasih yang membuat kamu berharap?
Dari survei yang aku teliti ( ceilah survei bahasanya, padahal nanyanya mah ke emak, bokap, tante, om, kakek, nenek. Udah keluarga besar doang tapi yang penting artinya sama saja tanya ke orang - orang walaupun cuma sekitar keluarga sendiri. Tapi ini sensasi loh jangan salah deg - degan juga gua tanya ke kakek sama nenek, butuh kesabaran cyiinn. Apalagi tante sama om gua, gua kaya di wawancara balik broh. Gua kaya bukan pewawancaranya. Iyasih maklum jiwa artis jadinya gua yang selalu di wawancara. 😊😊😊)
Okeh udah kembali ke tema apa yang membuat kamu berharap? Menurut hasil penelitian gue ya kawan, alasan berharap itu cuma ada 2 yaitu :
1. IRI
Kenapa bisa iri menjadi salah satu alasan kenapa kamu berharap? Alasannya simple kawan, iri itu semacam kata sifat yang membuat kita kepengen. Bayangin deh waktu kecil, kalian liat temen kalian punya sepatu baru. Temen kalian itu pamer ke kalian. "Gua punya sepatu baru, sepatu baru." Biasa pamer kaya gitu sambil nyeritain gimana kronologisnya beli sepatu itu. Alhasil kita yang belum punya kepincut juga kan pengen punya. Dan berharap bokap loh beliin sepatu baru yang sama persis kaya temen loh itu. Iya kan bener? Dan akhirnya lo minta - minta sambil nangis - nangis ke bokap lo biar doi beliin sepatu harapan loh itu.
Adalagi contohnya, lo inget jaman - jaman masih sekolah. SD, SMP, maupun SMA. Itu masa - masa dimana kegokilan merajalela, sampe sampe diri kita sendiri aja gak tau bahwa kita tuh gokil, kita tuh absurd, aneh, dan semcamnya lah. Inget gak? Pasti di sekolah kalian, di kelas kalian ada anak yang slalu ranking satu dan gak pernah turun ranking. Dia anak yang slalu jadi asisten gurunya. Nah, saking gemesnya kalian kenapa sih gue gak sepintar dia? Kenapa sih gue gak disuruh - suruh guru? Kenapa sih gue gak selalu juara kelas? Kenapa sih gue gak bisa melebihi dia? Apa sih hebatnya dia? Dan kalimat yang pasti muncul saat kita kaya gitu "Pasti gue suatu saat bisa melebihi dia? CAMKAN ITU, CAMKAN!" hahahah agak sedikit alay sih sebenarnya. Iya kan? Iyakan? Kalian pasti pernah merasakan hal seperti ini. Nah ini, tanpa kita sadari kita itu lagi dalam keIRIan terhadap sesuatu. Dan hal IRI inilah yang membuat lo lo pada berharap akan sesuatu. Right? Bener kan? Pasti bener lah orang ini hasil survei, survei keluarga besar. Hahahaha. Dan hal gokil lainnya, saat lo ngewujudin harapan lo itu dengan cara kaya bunglon bertahan hidup, menyerupai segala sesuatu yang dia hinggapi. Tahu nggak apa? Kalian inget saat kalian pengen dapet ranking 1, apapun pasti dilakuin. Iyakan? sampe sampe niruin gayanya anak yang ranking satu itu. Kemana - mana selalu nguntit itu anak. Bener gak? Sampe akhirnya lo bisa ngewujudin harapan loh karena keIRIan itu dengan cara fokus ngerjain apa yang lo pengen.
2. KEPEDEAN
Satu hal ini penting banget buat kita jadi berharap. Kalian tahu kenapa? Sederhana sekali kawan, buat kalian para jomblo yang sedang PDKT sama gebetan dan tingkat kepedean kalian gede. Itu alhasil bikin rasa berharap lo muncul. Sedangkan si doi padahal nanggepin lo biasa ajah. Jadi untuk para jomblo yang sedang mencari pasangan sejati, jangan terlalu kepedean dulu yang ada nanti lo cuma diberi harapan palsu. Nggak enak kan? Terus lo ngomong ke temen - temen lo "Dia tega, dia ternyata PHPin gue. Aku nggak nyangka." Aku harap kalian jangan begitu, jangan nyalahin orang kaya gitu. Hasil dari harapan palsu itu bukan cuma salah orang yang PHPin tapi kalian juga salah yang tingkat kePEDEan kalian tinggi. Suer, jujur ini nyata.
Okeh itu beberapa alasan mengapa kita jadi berharap menurut versi gue. Dan sebenarnya kalo mau dianggap ini benar memang benar adanya. Tapi jangan sekali - kali semua pernyatan dari orang itu kalian anggap benar. Sebaiknya disaring dulu, biar agak enak. Jadi gak seret.
Next, yang jadi pertanyaan gue "usaha apa yang udah kalian lakuin untuk ngewujudin harapan kalian itu?"
Well, usaha seseorang ngewujudin harapan memang beda beda tapi satu hal yang aku tahu pasti semua orang sukses dalam hal ngewujudin cita - cita atau harapan, dia pasti rela berkorban "dalam hal positif" , kerja keras pasti, fokus apa yang mau dicapai, sama berdoa. Tidak ada hal kesuksesan yang diraih secara instan. Usaha ngewujudin itu relatif dari kitanya masing - masing.
Cukup postingan untuk Cerita Klise kali ini, aku hanya bisa berbagi hal yang mungkin aku perlu bagi. Kalau pun ada yang tidak berkenan, aku hanyalah insan biasa yang memang banyak kesalahan juga. Berbagi bukan hanya untuk menasehati tapi juga meluapkan isi hati agar tidak depresi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar